27 Januari 2012

TAK ADA YANG ABADI



Barusan Saya mendengar sebuah lagu, judulnya "Aku bisa mati". Inti lagunya menceritakan kisah seseorang yang merasa tidak sanggup menjalani hidup tanpa kehadiran orang yang dikasihinya, bahkan ia yakin hidupnya seolah akan berakhir jika ditakdirkan berpisah dengan orang tersebut. Yang terpikir dibenak Saya, begitu apatiskah cara berpikir seseorang sampai dia merasa hidupnya sangat bergantung pada orang lain. Saya tidak bermaksud untuk menyalahkan pemikiran seperti itu, tapi menurut Saya terlalu naif mengganggap seseorang segala-galanya dalam kehidupan kita. Tidak ada salahnya untuk mencintai seseorang, tapi jangan sampai cinta yang kita miliki bisa membutakan hati dan pikiran. Bukankah sesuatu yang berlebihan itu tidak baik? Saya tidak mau munafik, Saya juga pernah merasa kehilangan atas kepergian orang-orang yang Saya cintai. Sangat sedih memang, tapi Saya percaya itu semua kehendak Tuhan, karena tak ada satu pun yang abadi di muka bumi ini. Sesuatu yang kita miliki saat ini tidak akan bisa dimiliki selamanya. Kita harus siap untuk kehilangan apa kita miliki dan sayangi suatu saat nanti. Jikalau masa itu datang, nikmati saja segala kesedihan dan kepedihan yang terasa. Berusahalah untuk ikhlas. Biarkan waktu yang akan menyembuhkan segala luka, karena begitulah kehidupan di dunia. Semua semu, tak ada yang abadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Blog List

Snag a button