31 Maret 2016
NEW GUEST
"Knock.. Knock.."
"Who's there?"
"It's me.."
"Oh.. You're trapped on the stone heart"
"Yeah.. Can you help me out of here.. It's been to long and I'm so tired.."
"Hm.. Me too. Why don't you try to invite me inside yours.."
It's a hard thing for me"
"Why?"
"Because I'm not sure what you feel inside. Why don't you show me yours.."
"I'm waiting.."
"Waiting for what? Please don't make me confuse. Just help me"
"How?"
"I just wanna you to flatter my heart with affection. The heart will be unlocked naturally. That's all you have to do. And I'm sure your heart will be melt too.. So, Would you?"
Satu bintang baru datang membawa cahaya.
Satu bintang baru menawarkan mimpi.
Lalu mengapa tiada gemuruh dalam hati.
Mungkinkah asa sepenuhnya tempias bersama kabut malam.
Terbawa sinar bintang yang slama ini menyinari,
bintang yang bersinar dalam senyap..
Satu bintang baru melesat dari langit.
Haruskah tengadahkan tangan menyambut hadirnya,
sedangkan segenap jiwa telah terpatri pada satu bintang,
yang tak kan pernah turun dari langit..
Satu bintang baru menyapa nurani.
Lalu mengapa setiap hela nafas hanya memanggil satu nama,
bintang yang selamanya kan menjadi kekasih langit..
Rabb.. Aku hanya inginkan bintangku, bukan bintang yang lain..
Satu bintang baru menawarkan mimpi.
Lalu mengapa tiada gemuruh dalam hati.
Mungkinkah asa sepenuhnya tempias bersama kabut malam.
Terbawa sinar bintang yang slama ini menyinari,
bintang yang bersinar dalam senyap..
Satu bintang baru melesat dari langit.
Haruskah tengadahkan tangan menyambut hadirnya,
sedangkan segenap jiwa telah terpatri pada satu bintang,
yang tak kan pernah turun dari langit..
Satu bintang baru menyapa nurani.
Lalu mengapa setiap hela nafas hanya memanggil satu nama,
bintang yang selamanya kan menjadi kekasih langit..
Rabb.. Aku hanya inginkan bintangku, bukan bintang yang lain..
Langganan:
Postingan (Atom)