31 Maret 2016

Satu bintang baru datang membawa cahaya.
Satu bintang baru menawarkan mimpi.
Lalu mengapa tiada gemuruh dalam hati.
Mungkinkah asa sepenuhnya tempias bersama kabut malam.
Terbawa sinar bintang yang slama ini menyinari,
bintang yang bersinar dalam senyap..

Satu bintang baru melesat dari langit.
Haruskah tengadahkan tangan menyambut hadirnya,
sedangkan segenap jiwa telah terpatri pada satu bintang,
yang tak kan pernah turun dari langit..

Satu bintang baru menyapa nurani.
Lalu mengapa setiap hela nafas hanya memanggil satu nama,
bintang yang selamanya kan menjadi kekasih langit..

Rabb.. Aku hanya inginkan bintangku, bukan bintang yang lain..













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Blog List

Snag a button